Pengalaman mengajak anak berenang

Kemarin rabu (13 September 2017), ada acara berenang dari sekolah kakak. Seluruh anak diminta untuk ikut serta dalam agenda ini. Sayang sekali jika tidak ikut, karena acara ini tidak diadakan rutin, mungkin hanya beberapa bulan sekali.

Acara berenang bersama seperti ini sangat asik, karena selain dapat main air sepuasnya, anak juga diajarkan cara berenang oleh pelatih renang yang ditunjuk.

Alya, yang tadinya datang ke kolam renang hanya untuk water adventure, sekarang tampak lebih sumringah karena diajarkan bagaimana cara berenang oleh pelatihnya.

Dengan biaya yang cukup murah, sekitar Rp. 35.000,- per-anak dan Rp. 35.000,- per-pendamping, kami sudah dapat fasilitas tiket masuk berenang dan transportasi pulang pergi. Tapi saya memilih untuk naik angkutan mobil online, seperti gojek dan semacamnya. Kenapa?

Ya, ini alasannya.

Tidak mudah memang, bawa dua krucil kecil-kecil (Alya 5 tahun dan Syamil 10 bulan), tas tentengan yang satu isi pakaian, yang satu isi makanan dan cemilan, lalu bawa 2 ban renang besar-besar (satu untuk kakak dan satu untuk adik). Rasanya repot sekali ya! Apalagi saya sendiri sambil gendong anak, yang satu dipegang tentunya.

Jika saya ikut dengan sekolah, berarti saya mesti ke sekolah dulu dan membawa banyak barang seperti ini. Ke sekolahnya pun, saya harus menggunakan angkutan dulu karena jarak yang cukup jauh dengan rumah. Tapi, ketika saya memutuskan langsung datang ke kolam renang, saya dapat menghemat waktu dan tenaga, yang perlu saya lakukan hanya order angkutan online setelah itu duduk manis deh, gak pake panas-panasan πŸ™‚

Sejak malam hari, saya sudah mempersiapkan apa saja yang akan dibawa, seperti pakaian ganti, pakaian dalam ganti, handuk, plastik untuk pakaian basah, diapers, tisu basah, minyak telon, ban renang, cemilan dan minuman.

Biasanya, sebelum berenang, anak-anak tidak saya mandikan dahulu, tapi kemarin, sebelum berangkat, saya mandikan mereka. Saya sudah dapat memastikan, akan repot sekali jika nanti setelah berenang, masih ada PR memandikan anak di kawasan kolam renang. Untuk pakaian renang, sudah dipakai sejak di rumah, lalu dilapis baju bepergian, agar mudah ketika sudah sampai di kolam renang, tinggal lepas dan berenang.

Sesampainya di kolam renang, saya langsung membawa adik berenang, karena adik sudah sangat tidak sabar untuk masuk ke dalam air kolam. Sementara kakak beraktivitas bersama guru dan teman-temannya.

Diawali dengan senam, yel-yel, lalu masuk ke kolam untuk pengenalan air dan pengajaran gerakan berenang oleh pelatih, setelah itu anak dapat bermain bebas.

Setelah lelah dengan semua itu, Alya dan adiknya ganti pakaian kembali, tidak perlu mandi, cukup keringkan badan, ganti pakaian (mandi nanti saja, setelah sampai di rumah). Setelah itu, makan dan minum sepuasnya, tidak mesti makan berat, karena sebelum pergi ke lokasi, saya sudah memastikan anak-anak kenyang πŸ™‚ Di lokasi renang, kakak cukup minum susu, makan cemilan dan adik minum ASI, lalu tidur.

Setelah semua berakhir, kami pulang dengan menggunakan angkutan online kembali.

Alhamdulillah, sampai dengan selamat di rumah πŸ™‚

Besok-besok kita berenang lagi ya nak!

Kalian senang kan?

*Hanya ada foto adik, kakak hanya eksis dalam video πŸ™‚

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s