Pengalaman membuat buku

Bukan sebuah kebetulan, ketika ada harapan tiba-tiba menjadi kenyataan. Karena tidak ada yang kebetulan bagi Allah. Mungkin sudah ada takdirnya, kita diminta untuk berusaha dan kun fayakun, takdir tersebut menjadi kenyataan. Yang penting, tetap berpikiran positif pada Allah dan terus berusaha.

Membuat sebuah buku, sejujurnya adalah mimpi saya sejak kecil. Sejak SD, ketika saat itu papa saya sering mengajak kami, saya dan adik, ke kantor beliau untuk lembur di sabtu-minggu. Pada saat itu, papa meminjamkan kami komputer masing-masing satu buah, saya yang mendapat fasilitas itu, belajar membuka aplikasi microsoft words dan menulis kata demi kata, lalu belajar menulis kalimat demi kalimat dan seiring waktu berjalan, akhirnya jadilah sebuah cerita.

Cerita itu saya print dan saya simpan, ada beberapa cerita saat itu, cerita singkat ala anak kecil. Pernah juga suatu ketika, saya membuat cerita panjang, saya print dan saya berikan kepada teman dari kakak kelas saya, yang katanya punya kenalan di penerbit, berharap diedit dan tercipta sebuah buku. Tapi ternyata, karya saya diambil dan tidak ada kelanjutannya sama sekali. Ya sudahlah, belum rezeki.

Saya memang sangat suka menulis, awalnya saya hobi membaca, setiap bulan, saya menyisihkan uang jajan untuk membeli buku di akhir bulan. Dulu, buku yang saya suka adalah buku fiksi dan komik, sampai pada akhirnya pindah menjadi buku cerita anak dan mengoleksinya, mengikuti keinginan anak 🙂

Suatu ketika saya bergabung dengan komunitas ODOP (One Day One Posting), bisa di baca Pengalaman bergabung dengan komunitas odop

Alhamdulillah, keinginan menulis semakin terasah.

Beberapa bulan bergabung, para anggota ingin mengeluarkan karya bersama yang diabadikan dalam sebuah buku, dipilihlah pimpinan produksi dan wakil produksi, lalu diadakanlah sayembara untuk seluruh anggota ODOP. Tema yang diinginkan saat itu adalah tentang me time, perjalanan ibu bahagia. Dengan berbekal pemikiran sederhana dan berdasarkan apa yang terjadi dalam keseharian, saya mencoba menuliskannya dalam aksara. Alhamdulillah, diterima. Saya resmi menjadi salah satu kontributor dalam proyek buku kami.

Mulailah buku tersebut diayak oleh pimpro dan wapimpro, dibuat bab-bab nya berdasarkan tulisan, ditambahkan tulisan-tulisan yang melengkapi tulisan kami, senang luar biasa ketika ada pula tulisan pendukung dari ibu-ibu ternama, ibu Atalia Kamil (istri Ridwan Kamil-walikota Kota Bandung) dan ibu Septi Peni Wulandari (Founder Institut Ibu Profesional).

Proses tahap selanjutnya adalah mencari penerbit yang sesuai dengan keinginan kami, terpilihlah stiletto publisher. Buku kami disambut baik oleh penerbit dan setuju untuk naik cetak.

Proses lainnya adalah editing yang merupakan proses terlama, apalagi tantangannya adalah mengumpulkan editan dari 33 orang kontributor, perjuangan keras pimpro dan wapimpro. Baik atau tidak buku, akan sangat dipengaruhi oleh editornya, editor kami adalah kami sendiri dan sedikit-banyak dibantu juga oleh pihak penerbit.

Tantangan lain adalah membuat cover buku, untungnya ada salah satu kontributor yang ahli dalam membuat design, kami sangat terbantu 🙂

Proses pembuatan buku yang memakan waktu 7 bulan ini, sangat menyenangkan, dilakukan dengan semangat dan hati yang gembira, agar hasilnya juga sesuai dengan harapan.

Tahapan yang tidak kalah penting adalah memperkenalkan buku kepada khalayak ramai dan melihat bagaimana antusiasme mereka ketika menyambut buku kami. Alhamdulillah, kami berhasil menutup penjualan kami di angka 600 eksemplar, saya lupa tepatnya berapa. Belum lagi yang langsung memesan pada penerbit, saya tidak tahu berapa nominalnya, yang jelas sangat membahagiakan.

Diatas semua ini yang menjadi target kami adalah bagaimana buku ini dapat memberikan banyak manfaat dan inspirasi untuk siapapun yang membacanya. Semoga menjadi pahala dan mendapatkan ridho Allah ketika niat kita membawa kebaikan bagi orang lain.

Begitulah selenting kisah pengalaman saya membuat buku perdana, saya doakan semoga teman yang bermimpi membuat buku, akan menjadi kenyataan diwaktu yang tepat. Amiiiin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s