Mengatasi Sibling Rivalry diawal hidup bersama dengan sang adik

Pertama kali kelahiran Syamil (0 bulan), sepertinya sesuatu yang tidak selalu menyenangkan buat Alya (4 tahun 2 bulan–belum sekolah). Awalnya memang senang karena punya adik bayi yang lucu dan menggemaskan. Tapi ada kalanya Alya merasa sangat cemburu.

Saya merasa wajar melihat Alya protes, kenapa adiknya selalu diutamakan dibanding dia, bunda selalu sama adik, kenapa adik selalu digendong sementara dia tidak, kenapa adik selalu menyusu dan Alya dibiarkan main sendiri, dan masih banyak kenapa-kenapa lainnya. Sampai ketika dia bilang jika dia tidak suka sama adiknya.

Saya akui memang ada perbedaan ketika Alya masih sendiri dengan ketika Alya sudah berdua dengan adik. Perbedaan yang wajar bagi orangtua tapi sangat tidak adil bagi anak yang sudah biasa sendiri. Dulu semua perhatian akan tertuju padanya, sementara sekarang harus berbagi.

Sebetulnya protes Alya terdengar berlebihan jika dibandingkan dengan melihat realita yang ada. Sendiri, ketika ayah bekerja dengan memenuhi kebutuhan semua anak, pasti ada yang diprioritaskan, apalagi adiknya penyusu yang kuat dan tidak dapat berisik ketika tidur, sementara kakak adalah anak yang ceria dan hobi bernyanyi, suka bermain dan belajar sambil ditemani, bisa dibayangkan apa yang terjadi ketika bulan pertama bersama. Sedikit kewalahan memang, tapi semua bisa diatasi..

Bagaimana caranya?

Pertama, beri pengertian pada kakak bahwa adik masih bayi dan masih sangat rapuh, butuh asi yang banyak agar adik cepat besar dan bermain dengan kakak.

Kedua, komunikasikan pada kakak, ketika adik proses tidur dan tidur, kakak tidak boleh berisik. Jika kakak tidak berisik, adik akan cepat tidur, sehingga bunda dapat bermain dengan kakak, belajar bersama dan melakukan apapun yang menyenangkan seperti biasanya.

Ketiga, lakukan yang sama seperti yang dilakukan pada adik, ketika adik menyusu, berikan susu juga pada kakak, meskipun intensitasnya berbeda. Pastikan makan dan cemilan siap sedia untuk kakak sesuai jadwal sebelum menyusui adik, jika kakak perlu disuapi dan adik rewel, suapi kakak sambil menyusui adik.

Keempat, semua jadwal harian termasuk mandi, mesti konsisten dilakukan bersama.

Kelima, pada saat itu, saya memikirkan bagaimana agar kakak menyayangi adik dari hatinya. Saya mengajak kakak ke toko mainan di sebuah pusat perbelanjaan, saya mengatakan bahwa adiknya ingin membelikannya sebuah boneka karena adik sangat menyayangi kakak.

“Memangnya adik punya uang bunda?”

“Punya”

“Dapet dari mana?”

“Ada uang adik sama bunda, waktu dikasih saudara kemarin”

“Oh, yang itu..”

“Alya juga dikasih kan?”

“Iya bunda, sudah Alya simpan”

Akhirnya, boneka kecil yang dimaksud terbeli, tentunya kakak memilih sendiri boneka dengan pakaian seperti apa yang diinginkan kakak. Pulang dengan wajah ceria dan berkali-kali mengucapkan terimakasih pada adik, sayang pada adik.

“Adik, makasih ya, kakak sayang sama adik, nanti kalau adik sudah besar, kakak mau belikan adik mobil-mobilan juga”

“Alya kasih namanya Dila, bunda” menyebutkan nama bonekanya.

(Video Alya dan Dila, boneka pemberian adiknya)

Keenam, ketika bermain apapun, kakak libatkan dengan adiknya. Meskipun adik belum bisa mengerti, setidaknya kakak terbiasa akan hadirnya adik dalam hidupnya.

Alhamdulillah Alya sangat dapat diajak bekerjasama dan berkontribusi menjaga dan menyayangi adiknya. Sampai sekarang.

Semoga menginspirasi ya bunda dan membantu para bunda yang sedang punya baby baru dengan jarak usia yang sama seperti Alya dan Syamil.

Advertisements

4 thoughts on “Mengatasi Sibling Rivalry diawal hidup bersama dengan sang adik

  1. Masa-masa iniii….
    Aku pernah melewatinya dengan penuh derai air mata (duuh…lebbai banget deh…bahasaku).
    Dan karena belum tahu ilmu parenting, jadi aku mengabaikan perasaan kaka.

    Sekarang,
    mulai mengejar ketertinggalan. Jadi berpacu dengan waktu.

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s